Selasa, 23 April 2013

Karena Alloh menulis Sendiri PuisiNya

Di jalanan sunyi ini
kau sempat menggandengku mesra
menikmati pemandangan
yang katamu indah
dengan kelokan sungai yang eksotik dan hijau biru puncak bukit seribu.
Tapi tidak bagiku,
yang tiap hari ku susuri dengan gelisah
yang tiap hari ku seberangi dengan langkah goyah
yang tiap hari ku daki dengan nafas terengah.

Sempat kau tulis beberapa bait puisi indah untukku
yang membacanya anganku melambung
yang mengenangnya jiwaku limbung

jalanan ini kembali sunyi
senyap, sendiri
karena kau kembali pada jalanmu sendiri
yang gemerlap dan benderang

aku mengerti
kau hanyalah pelancong
yang sempat singgah di kampung ini
sejenak menikmati indahnya sunyi
dan kau harus kembali mengarungi
gegap gempita cita, cinta dan perjuanganmu sendiri

jalanan ini kembali sunyi
karena kau harus kembali pada jalanmu sendiri
yang gemerlap dan benderang

aku ingin menulis bersama puisi ini
tapi belum saat ini
hanya suatu saat barangkali

aku akan terus menulis sendiri puisiku sendiri
karena Alloh selalu sendiri menulis puisiNya

may 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar